Lewati ke konten utama
Artikel Otomotif

Shockbreaker Mobil Bocor, Harus Ganti atau Bisa Diperbaiki?

Shockbreaker Mobil Bocor, Harus Ganti atau Bisa Diperbaiki?

Shockbreaker mobil bocor merupakan salah satu masalah pada sistem suspensi yang cukup sering terjadi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan adanya rembesan oli pada bagian shockbreaker, mobil terasa lebih keras, memantul berlebihan, atau mulai muncul bunyi ketika melewati jalan tidak rata.

Namun, apakah shockbreaker yang bocor harus langsung diganti baru?

Jawabannya, belum tentu. Kondisi shockbreaker perlu diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kerusakannya.

Apa Penyebab Shockbreaker Mobil Bocor?

Shockbreaker bekerja menggunakan fluida untuk membantu meredam gerakan suspensi. Seiring pemakaian, beberapa bagian di dalam shockbreaker dapat mengalami penurunan kondisi.

Beberapa penyebab shockbreaker bocor antara lain:

  • Seal shockbreaker mulai aus
  • Usia pemakaian sudah cukup lama
  • Sering melewati jalan rusak atau berlubang
  • Mobil sering membawa beban berat
  • Batang shockbreaker mengalami kerusakan
  • Komponen internal shockbreaker mulai aus

Kebocoran kecil yang dibiarkan juga dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih berat.

Ciri-Ciri Shockbreaker Mobil Bocor

Selain terlihat adanya rembesan oli, shockbreaker bermasalah biasanya menimbulkan beberapa gejala.

1. Mobil Terasa Memantul

Setelah melewati polisi tidur atau jalan bergelombang, mobil terasa terus mengayun atau memantul beberapa kali.

2. Mobil Terasa Limbung

Saat berbelok atau melaju pada kecepatan tertentu, bodi mobil terasa kurang stabil.

3. Muncul Bunyi dari Kaki-Kaki

Bunyi gluduk atau bunyi tidak normal dapat muncul ketika mobil melewati jalan rusak.

Namun, bunyi kaki-kaki tidak selalu berasal dari shockbreaker. Komponen lain tetap perlu diperiksa.

4. Shockbreaker Terlihat Basah

Adanya oli atau cairan pada tabung shockbreaker bisa menjadi salah satu tanda kebocoran.

5. Kenyamanan Berkendara Berkurang

Mobil bisa terasa lebih keras atau justru terlalu mengayun dibandingkan biasanya.

Shockbreaker Bocor Bisa Diperbaiki?

Dalam kondisi tertentu, shockbreaker masih memungkinkan untuk diperbaiki.

Teknisi perlu melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi seal, batang shockbreaker, tabung, serta komponen internal lainnya.

Jika kerusakan masih memungkinkan untuk ditangani, perbaikan dapat menjadi salah satu pilihan.

Karena itu, jangan langsung memutuskan mengganti shockbreaker hanya berdasarkan adanya rembesan oli.

Kapan Shockbreaker Harus Diganti?

Penggantian biasanya lebih disarankan apabila kondisi shockbreaker sudah mengalami kerusakan berat atau komponennya sudah tidak layak digunakan kembali.

Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Batang shockbreaker rusak
  • Tabung mengalami kerusakan
  • Kerusakan internal cukup berat
  • Shockbreaker sudah tidak mampu meredam dengan baik
  • Kondisi komponen tidak memungkinkan dilakukan perbaikan

Keputusan perbaikan atau penggantian sebaiknya dilakukan setelah pemeriksaan.

Apa Bahaya Membiarkan Shockbreaker Bocor?

Shockbreaker bukan hanya berhubungan dengan kenyamanan berkendara. Komponen ini juga membantu menjaga kestabilan kendaraan.

Jika kondisinya semakin buruk, mobil bisa terasa kurang nyaman dan kurang stabil, terutama ketika melewati jalan bergelombang, melakukan pengereman, atau berbelok.

Kerusakan yang dibiarkan juga dapat membuat komponen kaki-kaki lainnya bekerja lebih berat.

Jangan Langsung Ganti Sparepart

Ketika shockbreaker bocor, langkah pertama yang lebih tepat adalah melakukan pengecekan kaki-kaki dan sistem suspensi secara menyeluruh.

Hal ini penting karena keluhan seperti bunyi gluduk, mobil limbung, atau suspensi terasa keras dapat berasal dari beberapa komponen berbeda.

Dengan pemeriksaan terlebih dahulu, sumber masalah dapat ditemukan sehingga pengerjaan dilakukan sesuai kebutuhan.

Cari Bengkel Shockbreaker Mobil Purwokerto?

Bagi Anda yang berada di Purwokerto dan sekitarnya, Bengkel Mobil ARUMSARI Purwokerto melayani pemeriksaan dan penanganan masalah shockbreaker serta kaki-kaki mobil.

Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui apakah shockbreaker yang bocor masih memungkinkan diperbaiki atau memang sudah perlu diganti.

Selain shockbreaker, bagian kaki-kaki lainnya juga dapat diperiksa untuk memastikan sumber keluhan pada kendaraan.

Kesimpulan

Shockbreaker mobil bocor tidak selalu berarti harus langsung diganti baru. Tingkat kerusakan perlu diperiksa terlebih dahulu untuk menentukan apakah shockbreaker masih dapat diperbaiki atau membutuhkan penggantian.

Jika mulai terlihat rembesan oli, mobil terasa memantul, limbung, atau muncul bunyi dari kaki-kaki, sebaiknya jangan menunggu sampai kerusakan semakin berat.

Mobil mengalami shockbreaker bocor? Konsultasikan dan lakukan pengecekan shockbreaker serta kaki-kaki mobil di Bengkel Mobil ARUMSARI Purwokerto.